Selasa, 16 Mei 2017

Tugas Fotografi#6

Wisata Bengkulu 


Rumah Dinas Gubernur Bengkulu terletak di jalan indra jaya yang kebetulan berhadapan dengan objek wisata view tower. Rumah dinas ini sekarang sudah dijadikan objek wisata oleh para wisatawan Bengkulu. Biasanya para wisatawan memberi makan kepada puluhan ekor rusa jinak yang dilepas di halaman rumah dinas tersebut. Namun saya mempunyai ide untuk pengembangan wisata baru di rumah dinas ini. Adapun ide tersebut yaitu menjadikan  rumah dinas, Gubernur Bengkulu dapat dikunjungi para wisatawan domestik maupun wisatawan asing. Wisatawan yang datang dapat menikmati suasana kebudayaan Bengkulu beserta kesenian Bengkulu seperti pertunjukkan tari yang diiringi alat musik dol yang diadakan setiap setahun sekali dalam perayaan HUT Provinsi Bengkulu. Seperti halnya keraton Jogjakarta, dimana para wisatawan dapat masuk ke area keraton dan menikmati suasana keraton yang kental dengan kebudayaan khas Jogjakarta.


Kebudayaan Bengkulu 



Sarafal Anam merupakan suatun budaya asli masyarakat provinsi Bengkulu. Kebudayaan ini telah dilakukan secara turun temurun. Kegiatan budaya ini merupakan salah satu rangkayan prosesi adat perkawinan masyarakat lokal. Sarafal Anam merupakan kebudayaan yang menampilkan pertunjukan musik tradisional. Alat musik yang digunakan dari jenis perkusi yang bernama rebana. Rebana dimainkan oleh sekelompok pria dewasa yang mengenakan sarung serta busana muslim.

Selasa, 25 April 2017

Tugas Fotografi #Foto Essay

"TAK KENAL USIA DALAM MENCARI REZEKI" 

( Lokasi : Pasar Lingkar Timur )

Sudah menjadi kodrat nya jika peran orang tua adalah mengurus anak-anaknya dan keluarga serta orang tua juga harus mencari nafkah dan memenuhi semua kebutuhan hidup anak-anaknya. Dan setelah dewasa peran mereka tersebut digantikan oleh anak-anaknya jika mereka sudah beranjak dewasa. Namun, saat ini sering kita jumpai banyak orang tua yang sudah lanjut usia tetapi mereka masih saja semangat mencari nafkah ntah itu memang keinginan mereka sendiri ataupun memang anak-anak mereka yang sudah tidak perduli lagi dengan mereka. Terkadang mereka harus bertahan hidup dengan mencari rezeki sendiri tidak perduli badan yang telah renta dan tua serta berapapun rezeki yang didapat asal perut mereka terisi. Seperti foto diatas, seorang nenek tengah menjajakan jualan nya walaupun yg di jual adalah ubi talas yang mungkin uang hasil dari jualan itu hanya dapat membuat nya bertahan hidup dengan rezeki yang pas-pas an




( Lokasi : Pasar Lingkar Timur )

Umumnya anak-anak zaman sekarang lebih sering menghabiskan masa bermain nya dengan bermain gadget, menonton televisi ataupun bermain dengan teman-teman sebaya nya. Namun tidak sedikit dari mereka yang bahkan untuk mengenyam bangku sekolah pun sangat tidak mungkin bagi mereka. Tidak hanya itu, dalam usia yang masih sangat belia pun mereka dipaksa oleh keadaan untuk dapat mencari nafkah sehingga waktu-waktu yang seharusnya mereka habiskan untuk belajar dan bermain dengan teman-teman sebaya nya harus di renggut oleh keadaan. Sama halnya yang dirasakan anak dalam foto diatas, dia harus rela menehan pil pahit kehidupan yang mengharuskan dia mencari nafkah dengan usia yang masih anak-anak.



( Lokasi : Pasar Lingkar Timur )

Sebuah keluarga selayaknya saling bahu-membahu dalam memenuhi kehidupan keluarga kecil mereka tidak hanya para orang tua yang mencari nafkah tetapi anak-anak mereka pun bahkan banyak yang ikut serta dalam membantu orang tua mereka mencari nafkah. seperti halnya foto diatas, seorang anak yang tengah membantu ibunya berjualan ikan dipasar, meskipun usia nya sudah beranjak remaja namun ia tidak malu dengan teman-temannya saat sedang membantu ibunya berjualan ikan di pasar

Tugas Fotografi #Foto Seri

Tahu Pletok dan Tahu Udang

Tahu pletok , mungkin tahu ini sudah familiar di kalangan masyarakat. Panganan satu ini berasal dari daerah tegal,jawa tengah. Adalah pakde monase seorang bapak paruh baya yg menjajakan jualannya dalam sebuah gerobak kecil di pinggiran jalan merapi raya. Harga tahu ini pun sangat terjangkau hanya 1000 rupiah untuk satu tahu nya.Tahu pletok ini terbuat dari tahu kuning Tegal yang bertekstur agak keras dibanding tahu-tahu lainnya yang dikemudian dibalut dengan adonan aci setelah itu baru digoreng. Rasa krenyes-krenyes dan tentu saja gurih. Paling enak dicocol dengan kecap rawit. Selain tahu pletok, pakde monase juga menjual tahu udang dan tempe goreng yg rasanya tak kalah nikmat dengan tahu pletok.

Nah, berikut adalah proses pembuatan dari tahu pletok

Ini merupakan gerobak tahu pletok Mekar Sari dari pakde Monase yang setia menemaninya saat berjualan dari pukul 14.00-22.00 WIB

Step 1
( Menyiapkan adonan tahu pletok,tahu udang dan tempe )

Step 2
( Setelah adonan telah siap, maka adonan tinggal dimasukkan kedalam minyak yang telah dipanaskan sebelumnya untuk digoreng )

Step 3
( Adonan yang telah dimasukkan kedalam minyak panas di aduk-aduk hingga matang sempurna )

Step 4
( Jika adonan telah matang, maka gorengan tahu ditiriskan kemudian di taruh di tempat yang telah disediakan di gerobak )

Step 5
Finally, gorengan tahu pletok,tahu udang dan tempe yang gurih khas pakde monase dapat di nikmati 

Selasa, 04 April 2017

Tugas Fotografi #4

Foto ini diambil dengan meggunakan kamera Fujifilm X-A2
dengan teknik pengambilan freeze


Foto ini diambil dengan meggunakan kamera Nikon D5200
dengan teknik pengambilan Siluet.

Tugas Fotografi #3


Foto ini diambil dengan menggunakan kamera Nikon D5200
menggunakan teknik pengambilan Portrait



Foto ini diambil dengan menggunakan kamera Nikon D5200
menggunakan teknik pengambilan Landscape



Foto ini diambil dengan menggunakan kamera Nikon D5200
menggunakan teknik pengambilan Depth of Field

Selasa, 21 Maret 2017

Tugas Fotografi #2


 Foto ini diambil dengan menggunakan camera Nikon D5200
Menggunakan teknik pengambilan Background


Foto ini diambil dengan menggunakan camera Nikon D5200
Menggunakan teknik pengambilan Slow Speed


 Foto ini diambil dengan menggunakan camera Canon EOS 60D
Menggunakan teknik pengambilan Foreground


 Foto ini diambil dengan menggunakan camera Canon EOS M3
Menggunakan teknik pengambilan Candid


Senin, 27 Februari 2017



Tugas Fotografi #1



Foto ini diambil dengan menggunakan camera Canon 1200D dan
 menggunakan teknik pengambilan high angle
lokasi : Benteng Fort Marlborough



Foto ini diambil dengan menggunakan camera Canon 1100D dan
 menggunakan teknik pengambilan high angle
lokasi : Benteng Fort Marlborough


Foto ini diambil dengan menggunakan camera Canon EOS M3 dan
 menggunakan teknik pengambilan low angle
lokasi : Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu


Foto ini diambil dengan menggunakan camera Canon EOS M3 dan
 menggunakan teknik pengambilan low angle
lokasi : Sport Center


Foto ini diambil dengan menggunakan camera Nikon D5200 dan

 menggunakan teknik pengambilan bird eye
lokasi : Benteng Marlborough


Foto ini diambil dengan menggunakan camera Drone  dan
 menggunakan teknik pengambilan bird eye
lokasi : View Tower Bengkulu


Foto ini diambil dengan menggunakan camera Nikon D5200 dan
 menggunakan teknik pengambilan frog eye
lokasi : Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu


Foto ini diambil dengan menggunakan camera Canon 550D dan
 menggunakan teknik pengambilan frog eye
lokasi : Benteng Marlborough